Baterai Ponsel Energizer Berkapasitas 18.000 mAh

| |

Kita umumnya memahami bahwa rata-rata ponsel flagship di dalamnya dibekali baterai berkisar antara 3.000-3.500 mAh ini dilakukan untuk tetap menjaga desain handphone yang ramping dan mudah dipegang.

Dengan kapasitas standar, rupanya tidak membuat ponsel terbaru buatan Energizer bernama Power Max P18K Pop puas dengan kapasitas tersebut.

Untuk menyaingi ponsel-ponsel di pasaran, ponsel yang dirilis dalam rangkaian Mobile World Congress (MWC) 2019, di Barcelona, Spanyol ini membekali dirinya dengan baterai berkapasitas 18.000 mAh.

Dengan kapasitas baterai sebesar itu, diklaim mampu digunakan untuk melakukan panggilan telepon selama 90 jam non stop.

Jika ditilik kembali, sebenarnya tak mengejutkan jika ponsel buatan Energizer ini berfokus pada komponen baterai.

Ini dikarenakan perusahaan pencipta ponsel tersebut sudah lama dikenal sebagai manufaktur baterai terbesar di dunia, dan berlokasi di Missouri, Amerika Serikat.

Energizer Power Max P18K

energizer homepage

Energizer Power Max P18K Pop yang berkapasitas 18.000 mAh adalah wujud dari salah satu produk yang Avenir Telecom ingin produksi secara massal dan dibawa ke pasar pada musim panas ini.

Avenir Telecom sendiri adalah perusahaan yang melisensikan nama merek baterai untuk digunakan pada smartphone di dunia.

Setelah mendapatkan debut MWC yang sukses dan populer, Power Max P18K Pop akhirnya memunculkan diri di Indiegogo dan mematok harga awal sekitar $ 549.

Dan berjanji akan menyebarkannya secara publik pada Oktober 2019, dan memiliki optimisme pada tujuan total penjualan mencapai $ 1,2 juta.

Nama Energizer rupanya sangat mencuri perhatian di pagelaran Mobile World Congress tahun ini, berkat prototipe smartphone Android buatannya yang memiliki ketebalan sekitar satu inci, dimana ukurannya sebagian besar terdiri dari baterai raksasa bawaan.

Ukuran ponsel keluaran Energizer bernama Power Max P18K Pop ini sangat tidak lazim di era smartphone yang digunakan oleh masyarakat kekinian.

Bentuknya yang sangat tebal, bahkan jika dibandingkan dengan pendahulunya dapat melebihi ponsel Nokia lawas.

Perhitungan dimensinya adalah 153 x 74.8 x 18 mm, namun masih belum diketahui ukuran beratnya. Apakah memang sangat berat mengingat baterai yang besar, atau mungkin lebih ringan jika vendor yang menciptakannya memang berhasil mengatur bahan body yang digunakan sedemikian rupa.

Smartphone Power Max P18K Pop dibekali dan memiliki ukuran layar 6,2 inci panel IPS LCD dan ditambah dengan resolusi 1.080 x 2.280 piksel.

Jika dilihat dari jenisnya, smartphone ini mengikuti tren ponsel flagship yang dapat dilipat.

Lipatan ini adalah antar dua layar, dimana layar bagian luar akan berukuran 6 inci beresolusi full HD dan memiliki aspect ration 18:9, sedangkan pada layar bagian dalam ukurannya lebih besar yakni 8,1 inci dan berasio 4:3.

Juga ada penambahan tiga kamera belakang yang masing-masing memiliki resolusi 12 megapiksel PDAF, 5 megapiksel, dan 2 megapiksel depth sensor.

Di bagian depan smartphone juga tersedia kamera ganda yang memiliki resolusi 16 megapiksel dan 2 megapiksel, yang dapat digunakan ketika kita memunculkannya dengan mekanisme pop-up.

Jika dibandingkan dengan hardware-hardware lain, ponsel ini dibekali dengan chipset MediaTek Helio P70, yang dipadukan dengan konfigurasi penyimpanan RAM sebesar 6 GB dan memori internal sebesar 128 GB.

Hingga kini, kampanye besar-besaran yang dilakukan Avenir Indiegogo untuk ponsel dengan baterai Energizer di dalamnya diakhiri dengan kekecewaan.

Ini dikarenakan mereka telah mengumpulkan jauh lebih sedikit dari yang di targetkan yaitu hanya $ 15.005 dukungan dari yang dijanjikan.

Karena seluruh kegiatan kampanye yang dilakukan telah gagal bahkan mencapai 99 persen dibandingkan tujuan awalnya, dan semua dana modal bersyarat untuk peluncuran itu sepenuhnya didanai oleh pihak luar, sepertinya seluruh persiapan yang dilakukan tampak sia-sia dan mengecewakan.

Dan kemudian jika mengingat kembali, dengan banyaknya perusahaan yang lebih memilih menggunakan kampanye besar-besaran sebagai kunci pemasaran produk, ada pendapat lain yang lebih masuk akal untuk disimpulkan Avenir Telecom bahwa mereka mungkin saja sedari awal tidak pernah benar-benar percaya bahwa mereka dapat melampaui tahap prototipe pada saat membuat Power Max P18K Pop-nya.

Perhitungan dan perkiraan paling simpel yang dapat ditanggapi untuk produk satu ini adalah “mari membuat satu buah perhatian dari orang-orang, arahkan ke Indiegogo dengan goal yang tidak menentu bahkan tidak masuk akal, dan buat mereka menjadi heboh pada saat kita membuat ‘sesuatu’ itu”.

Pada dasarnya orang-orang memang menemukan produk lain dari baterai ponsel bermerek Energizer yang tak kalah menyenangkan dan mengasyikkan untuk dicari, tetapi ketika sudah tiba saatnya untuk mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk mengubahnya menjadi produk yang nyata adanya, antusiasme yang didapat sudah jelas sekali jauh kurang berlimpah.

Namun, setidaknya ini juga memberikan informasi mengenai ternyata ada batas harapan jika kita menginginkan baterai yang lebih besar pada sebuah smartphone.

Previous

Kontroversi Call of Duty

Challenge 1 Tahun Tanpa Smartphone

Next

Leave a Comment