Kenali Lebih Jauh Mengenai Facebook Face Recognition App

| |

Facebook Face Recognition App adalah sebuah fitur dari Facebook yang digadang-gadang mampu mengenali wajah seseorang secara otomatis hanya dari foto yang diupload.

Facebook sendiri sejak peluncurannya lebih dari 10 tahun lalu terus berinovasi dengan mengembangkan pembaruan di semua lini media sosialnya.

Hingga kini, Facebook menjadi media sosial yang sangat besar dengan menaungi beberapa media sosial lainnya seperti Instagram, whatsapp dan masih banyak lagi.

Terkait Facebook sendiri, media sosial ini telah berhasil mengembangkan beberapa fitur seperti Facebook Lite, Facebook Story hingga Facebook Messanger serta fitur keren lainnya.

Salah satu fitur tercanggih baru dari Facebook yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelegent adalah Facebook Face Recognition App.

Berikut adalah hal yang harus kamu ketahui terkait fitur canggih dari Facebook ini.


Perkembangan Fitur Face Recognition App di Facebook untuk Pengguna

Fitur ini digadang-gadang mampu mengenali wajah seseorang atau menandai orang lain secara langsung berdasarkan unggahan foto dari orang lain.

Kemampuan Facebook dalam menandai ini dilakukannya secara otomatis tanpa campur tangan manusia lagi.

Meski sekilas terdengar mempesona dan mengagumkan, nyatanya dalam perkembangannya fitur tag otomatis ini membuat Facebook tersangkut skandal di tahun 2015.

Di tahun 2015, lewat gugatan yang dikeluarkan dari negara bagian Illinois, Amerika Serikat, Facebook digugat gara-gara teknologi pengenalan wajah atau face recognition yang diluncurkannya.

Hal ini berkaitan dengan keamanan privasi dari para pengguna Facebook.

Fitur tag otomatis ini membuat Facebook secara otomatis tanpa melalui persetujuan pengguna menandai pengguna hanya dari foto yang diunggah oleh pengguna lainnya.

Penandaan ini dilakukan Facebook secara otomatis setelah berhasil memindai wajah pengguna dari foto tersebut.

Hal ini membawa Facebook pada pelanggaran Undang-Undang terkait privasi biometrik yang memang sangat dijaga di negara Amerika Serikat.

Setelah tersandung kasus ini, Facebook pun akhirnya mengubah pengaturan dari media sosialnya.

Pengguna pada hari ini akhirnya bisa melakukan pengaturan terhadap setting tag atau penandaan otomatis.

Dengan adanya pilihan atau opsi ini, maka pengguna Facebook bisa memilih apakah mereka ingin mengaktifkan atau menonaktifkan opsi pengenalan wajah otomatis.


Perkembangan Facebook Face Recognition App untuk Karyawan

Lagi di tahun 2019 ini Facebook kembali diramaikan oleh berita terkait pengembangan aplikasi Face Recognition atau aplikasi pengenalan wajah.

Bedanya adalah, pada tahun ini berita terkait pengembangan aplikasi pengenalan wajah Facebook atau Facebook Face Recognition App lebih ditujukan kepada karyawan internal Facebook.

Aplikasi dari Facebook ini hanya dapat digunakan oleh karyawan di dalam perusahaan Facebook.

Karyawan internal Facebook dapat mengidentifikasi rekan kerjanya hanya dengan aplikasi pengenalan wajah yang tersemat di dalam kamera ponselnya.

Dari aplikasi pengenalan wajah ini, maka wajah para karyawan dari Facebook akan langsung teridentifikasi baik nama ataupun informasi pribadi lainnya.

Aplikasi fenomenal namun mengandung pro dan kontra ini digadang-gadang telah dikembangkan sejak tahun 2015 ataupun 2016.

Perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh Mark Zuckerberg ini mengembangkan fitur pengenalan wajah yang tidak dirilis secara publik.

Cara kerja dari aplikasi Facebook Face Recognition App ini adalah para karyawan yang telah menginstal aplikasi ini di ponselnya hanya perlu mengarahkan kamera ponselnya pada wajah rekan kerjanya.

Selanjutnya, aplikasi pengenalan wajah Facebook akan mengidentifikasi identitas dari rekan kerja tersebut ketika mengarahkan kamera.

kamu pun dapat melihat informasi pribadi terkait karyawan lain tersebut seperti foto profil di Facebooknya, akun Facebooknya hingga namanya.

Aplikasi Facebook Face Recognition App ini mengandung pro dan juga kontra bahwa aplikasi ini dapat mengenali identitas dari pengguna Facebook lainnya.

Untuk itu, juru bicara dari Facebook pun menyampaikan bahwa aplikasi ini tidak ditujukan untuk para pengguna Facebook umum.

Aplikasi ini hanya dapat digunakan oleh para karyawan dalam Facebook saja serta rekan kerjanya yang telah mengaktifkan fitur pengenalan wajah di dalam ponselnya.


Pro dan Kontra dari Facebook Face Recognition App

Hampir sama seperti fitur pengenalan wajah atau tagging otomatis yang dikembangkan Facebook sebelumnya bagi pengguna umum, maka aplikasi pengenalan wajah atau Face Recognition untuk karyawan ini juga membawa pro dan juga kontra.

Fitur ini dianggap dapat melanggar privasi dari para pengguna Facebook dan ditakutkan dapat digunakan untuk mengenali seluruh data pengguna.

Oleh karena itulah, dilansir dari Business Insider, juru bicara Facebook pun menampik skandal ini dengan mengatakan bahwa fitur ini hanya bisa digunakan oleh karyawan di Facebook.

Selain itu, fungsi dari aplikasi pengenalan wajah ini baru bisa bekerja ketika teman dari karyawan Facebook juga mengaktifkan fitur pengenalan wajah atau face recognition.

Kegunaan dari fitur ini menurut Facebook adalah untuk membantu seseorang mengenali teman lamanya ataupun teman yang baru saja mereka temui.

Seringkali seseorang terlupa nama teman lamanya ataupun kenalan yang baru ditemui.

Jika hal ini terjadi, maka Facebook Face Recognition App dapat membantu orang untuk terhindar dari kecanggungan dan rasa malu jika terlupa nama temannya.

Namun, meski begitu, tentu saja hal ini akan membawa ketakutan tertentu bagi semua pengguna Facebook bahwa data pribadi mereka bisa dikenali dengan mudah oleh orang lain.

Selain untuk kegunaan di atas, juru bicara Facebook juga mengungkapkan alasan membangun teknologi baru ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mempelajari dan menggunakan teknologi terbaru.

Oleh karenanya, teknologi yang baru dikembangkan ini yaitu Facebook Face Recognition App hanya ditujukan untuk pengguna internal perusahaan Facebook.


Cara Kerja Fitur Pengenalan Wajah

Fitur pengenalan wajah atau face recognition yang dikembangkan ini sebenarnya bukanlah hal baru dan hanya dimiliki oleh Facebook.

Fitur ini berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pengamanan selain menggunakan kata sandi, PIN ataupun kartu identitas.

Dengan menggunakan teknologi biometrik, maka kemampuan mengenali wajah seseorang pun dapat dilakukan dengan berbagai teknologi yang disematkan di beberapa perangkat seperti smartphone.

Cara kerja pengenalan biometrik pada wajah seseorang adalah dengan mengidentifikasi struktur wajah, iris mata, dan retina orang tersebut.

Meski begitu, sebenarnya pengenalan biometrik sendiri juga dilakukan melalui karakteristik fisik yang lain seperti sidik jari, DNA serta telapak tangan.

Berikut ini adalah cara kerja dari pemrosesan wajah dalam rangka mengenali wajah seseorang:


1. Pengenalan wajah.

Proses pengenalan wajah dilakukan dengan cara membandingkan citra ataupun struktur dari wajah seseorang menggunakan sinyal inframerah atau infrared heat scan.

Hasil dari pengenalan struktur wajah ini kemudian dibandingkan dengan struktur wajah dari basis data wajah yang sebelumnya disimpan.

Pada akhirnya, fitur ini lantas menemukan basis data dari wajah yang paling sesuai dengan input pengenalan wajah yang masuk.


2. Autentifikasi Wajah.

Selanjutnya adalah proses pencocokan dengan keaslian wajah.

Keaslian ini diuji berdasarkan data wajah yang telah disimpan dalam basis data sebelumnya.

Di dalam Facebook Face Recognition App, fitur ini bekerja dengan membandingkan foto yang tersimpan di data base pengguna sebelumnya.

Previous

Daftar Stick Terbaik Untuk Streaming yang Berkualitas

Fitur Mobil Tesla Terbaru Beserta Pilihan Terbaiknya

Next

Leave a Comment