Gadget

Layanan Google Play Terhenti: Penyebab dan Cara Mengatasinya

layanan google play terhenti

Layanan Google Play Terhenti – Google Play merupakan aplikasi terpenting bagi perangkat Android. Jika layanan Google Play terhenti maka harus segera diperbaiki agar tidak mengganggu performa perangkat Anda.

Layanan Google Play yang terhenti secara tiba-tiba merupakan indikasi ada sesuatu yang tidak beres dengan perangkat Anda. Hal tersebut cukup riskan sebab layanan Google Play sangat penting dalam sinkronisasi berbagai aplikasi dan akun-akun Google lainnya.

Jika tidak segera diselesaikan, maka dikhawatirkan akan mengganggu performa aplikasi lain di perangkat Anda.

Penyebab Layanan Google Play Terhenti Secara Tiba-Tiba

Image: play.google.com

Penyebab Layanan Google Play Terhenti Secara Tiba-Tiba

Anda tentu pernah mendapat pesan yang memberitahu jika layanan Google Play telah berhenti sehingga Anda diminta untuk menutup aplikasi tersebut.

Hal ini tidak terjadi secara tiba-tiba melainkan disebabkan oleh berbagai hal yang kadang tidak Anda sadari. Berikut beberapa hal yang biasanya penyebab layanan tersebut sering error saat digunakan.

1. Cache yang menumpuk

Cache yang menumpuk di smartphone bisa membuat Google Play tiba-tiba berhenti. Penumpukan ini sulit dihindari sebab tiap Anda menggunakan Google Play, maka akan ada cache yang secara otomatis tersimpan di memori internal perangkat. Oleh sebab itu, jika dibiarkan terus menerus maka memori akan semakin penuh sehingga mengganggu kinerja aplikasi tersebut.

2. Aplikasi sudah kadaluarsa

Meskipun biasanya berbagai aplikasi Android seperti Google Play akan menerima pembaruan secara otomatis, tapi terkadang pembaharuan tersebut tidak berjalan lancar.

Biasanya kegagalan dikarenakan jaringan internet yang lemah atau fitur pembaruan otomatis yang dimatikan. Hal tersebut membuat layanan Google Play tidak bisa diperbarui dan membuat aplikasi tersebut sering berhenti tiba-tiba.

3. RAM penuh

Terakhir adalah RAM yang terlalu penuh. Apabila Anda terlalu banyak menggunakan aplikasi secara bersamaan, maka kapasitas RAM bisa penuh dengan cepat. Jika sudah begitu, maka aplikasi seperti Google Play tidak bisa berfungsi dengan normal.

Cara mengatasi Layanan Google Play Terhenti Secara Tiba-Tiba

Image: play.google.com

Cara mengatasi Layanan Google Play Terhenti Secara Tiba-Tiba

Hal semacam ini sebenarnya sudah sering dialami oleh banyak pengguna smartphone Android. Sayangnya, hal tersebut kerap dianggap sepele dan tidak terlalu mendapat perhatian khusus. Masih banyak yang menganggap jika layanan Google Play yang error tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap perangkat Android miliknya.

Selain itu, banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara mengatasi Google Play yang error. Untungnya, disini Anda akan mendapatkan berbagai cara mengatasi Google Play terhenti. Anda tidak perlu khawatir, sebab sebagian besar cara yang diberikan cukup mudah diikuti oleh orang awam sekalipun.

Berikut beberapa cara mengatasi layanan google play terhenti secara sederhana.

1. Restart perangkat

Restart menjadi cara paling sering yang dilakukan oleh pengguna Android ketika ada aplikasi yang berhenti secara tiba-tiba. Bahkan, perangkat yang performanya lambat pun bisa diatasi dengan cara restart. Hal ini disebabkan ketika Anda melakukan restart perangkat, maka perangkat akan diatur ulang dan kembali ke kondisi semula.

2. Uninstall pembaruan aplikasi

Secara teratur, Android akan melakukan pembaruan secara otomatis dengan tujuan menambah keamanan aplikasinya termasuk juga Google Play. Selain untuk memperbaiki celah keamanan, pembaruan juga bisa menambah fitur-fitur baru.

Sayangnya, tidak semua pembaharuan berhasil dilakukan. Kadang-kadang ada masalah yang muncul selama proses pembaharuan. Hal tersebut bisa menyebabkan layanan Google Play terhenti secara tiba-tiba ketika digunakan. Oleh sebab itu, agar layanan tersebut bisa normal kembali Anda sebaiknya melakukan uninstall pembaruan.

Caranya cukup mudah. Pertama, Anda masuk ke Pengaturan lalu masuk ke menu Aplikasi. Carilah layanan Google Play (Google Play Service), klik ikon 3 titik yang menumpuk secara vertikal di halaman tersebut lalu klik Hapus instalan pembaharuan. Dengan begitu, aplikasi tersebut akan kembali ke versi sebelumnya yang lebih stabil.

3. Menghapus referensi

Perlu Anda ketahui, menghapus atau mengatur ulang referensi tidak akan menghapus data aplikasi tersebut sehingga Anda tidak perlu khawatir. Caranya juga cukup mudah dan tidak perlu keahlian khusus. Namun, cara ini hanya bisa dilakukan terhadap beberapa smartphone Android saja

Pertama, Anda masuk ke Pengaturan. Setelah itu, klik ikon 3 titik yang menumpuk secara vertikal lalu pilih Reset preferensi aplikasi. Tunggu hingga ada tanda notifikasi muncul, kemudian tekan Reset. Jika perangkat Anda tidak memiliki fitur hapus referensi maka Anda tidak bisa menggunakan cara ini dan terpaksa menggunakan cara lain.

Baca Juga  Mengenal Lebih Jauh Tentang Apa itu Gadget

4. Melakukan reset Android

Jika ketiga cara diatas belum berhasil, maka Anda bisa menggunakan langkah terakhir yaitu dengan reset Android. Sayangnya, cara ini bisa membuat Anda kehilangan aplikasi serta data-data penting yang tersimpan di memori smartphone. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya menyalin data-data tersebut sebelum melakukan reset Android.

Cara melakukan reset Android sebenarnya cukup mudah. Pertama, Anda hanya perlu membuka Pengaturan. Selanjutnya, masuk ke Manajemen umum dan pilih Reset data pabrik. Anda tinggal mengikuti langkah-langkah yang diperintahkan dan tunggu hingga proses booting selesai.

Sedikit catatan, ada kemungkinan tampilan reset Android di perangkat Anda akan berbeda satu dengan lainnya. Namun, secara umum reset Android dilakukan dengan cara masuk ke menu Setelan. Pilihlah Cadangkan dan setel ulang lalu terakhir pilih Kembalikan ke setelan pabrik. Anda hanya perlu mengikuti perintah yang diberikan dan menunggu proses selesai.

5. Menghapus cache

Jika cache sudah penuh, maka mau tidak mau Anda harus menghapusnya. Pertama, Anda harus ke menu Setelan atau Pengaturan smartphone. Selanjutnya, pilih Aplikasi terinstal atau klik App manager lalu pilih Tampilkan aplikasi sistem. Pilih aplikasi Google Play kemudian masuk ke menu Penyimpanan dan terakhir pilih Hapus cache.

6. Flash firmware

Berbeda dengan reset Android, dengan melakukan flash maka Anda bisa memodifikasi firmware agar berjalan sesuai dengan keinginan. Namun, sama seperti reset Android, melakukan flash akan menghapus semua data yang berada di perangkat Anda. Oleh sebab itu, cara ini sebaiknya digunakan sebagai pilihan terakhir jika semua cara sudah tidak berhasil.

Sayangnya, untuk melakukan cara ini cukup rumit sehingga Anda mungkin akan sedikit kerepotan. Hal tersebut dikarenakan untuk melakukan flash, Anda membutuhkan firmware versi terbaru agar hasilnya lebih maksimal. Untuk itu, Anda perlu mengunjungi situs resmi dari produsen smartphone Anda untuk mendapatkan firmware versi baru.

7. Menghapus data layanan Google Play

Cara ini disebut-sebut sebagai cara yang paling ampuh. Dengan cara ini, semua data yang tersimpan dalam aplikasi tersebut hilang secara permanen. Namun, aplikasi Google Play akan tetap terpasang di smartphone Anda.

Pertama, Anda hanya perlu masuk ke menu Storage lalu pilih menu Clear data. Buka kembali aplikasi Google Play Anda kemudian lakukan update ke versi terbaru. Setelah proses update selesai, maka Anda bisa menggunakan layanan tersebut seperti sebelumnya.

Ketujuh cara diatas merupakan cara paling umum serta paling sederhana yang banyak digunakan oleh masyarakat. Namun, karena cara mengatasi Google Play terhenti ada banyak maka Anda sebaiknya memilih yang paling mudah lebih dulu. Jika dirasa cara tersebut tidak berhasil, maka Anda secara bertahap bisa mencoba cara lain yang lebih sulit.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Article:

0 %