5 Perbedaan Mencolok Antara Garansi Resmi dan Garansi Distributor

| |

Pada saat membeli sebuah gadget apapun mereknya, kamu sudah pasti akan selalu mempertimbangkan garansi yang diberikan oleh masing-masing produsen ataupun toko yang kamu pilih.

Namun kadang hal ini membuat kita frustasi dan cukup membingungkan karena harus diputuskan dengan serius karena hal simpel ini dapat mempengaruhi pertimbangan lainnya seperti harga dan resiko penanganan saat gadget yang kamu miliki rusak atau bermasalah.

Sedangkan garansi resmi akan langsung diberikan kepada gadget yang dijual dan didistribusikan oleh distributor tertentu yang sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan gadget tersebut, dan tentunya distributor yang resmi.

Lalu apa sebenarnya perbedaan dari garansi distributor dan garansi resmi yang harus kamu ketahui sebelum membeli gadget?.


Garansi Distributor dan Garansi Resmi

Garansi distributor dapat disebut juga garansi tidak resmi, tidak harus di judge sebagai gadget dengan kualitas rendah, palsu, replika, atau black market.

Karena juga ada banyak gadget yang memiliki garansi distributor biasanya dibeli di negara lain lalu dijual kembali di Indonesia oleh distributor disini.


Cara Klaim Garansi

Ketika kamu menemukan ketidaksesuaian atau bahkan error pada gadget yang baru kamu beli, sudah pasti mendatangi toko penjualnya adalah langkah paling dasar.

Ketika kamu mulai melakukan klaim, makan akan langsung ada perbedaan yang menonjol antara garansi distributor dan garansi resmi.

Jika kamu sebelumnya  membeli barang bergaransi distributor, maka ketika smartphone/gadget kamu mengalami kerusakan, klaim garansi yang dapat diberikan hanyalah melalui toko tempat membeli atau di service center distributornya.

Beberapa yang membuat jengkel terkadang jika kamu mencoba mendatangi langsung service center resminya, kamu akan ditolak.

Namun jika kamu diterima, maka kamu akan dikenakan biaya pembetulan dengan harga normal sesuai kerusakan yang dialami.

Jika kamu membeli gadget dengan garansi resmi, sudah pasti dapat dipastikan bahwa kamu akan langsung bisa mendatangi service centernya dan bahkan tidak perlu melakukan pembayaran sedikitpun.

Dalam beberapa kasus, kamu bahkan akan diberikan ganti gadget baru jika memang ada kerusakan parah yang bukan berasal dari human error.


Kemampuan Tenaga Ahli

Sudah pasti bahwa tenaga ahli dari Servis Center resmi lebih terpercaya untuk memperbaiki gadget kamu, karena mereka mendapatkan pelatihan dan sertifikasi khusus untuk menangani produk tertentu.

Jadi, ketika gadget kamu yang bergaransi distributor dibawa ke service center resmi, maka akan dikenakan biaya pembetulan dengan harga normal sesuai dengan kerusakan yang dialami.

Ini tentunya berbeda dengan penanganan yang akan didapatkan gadget bergaransi resmi, karena tempat klaim yang cukup banyak mencakup tempat membeli gadget, service center distributor, dan service center resmi.

Ini tidak diharapkan karena umumnya tempat service center resmi dari sebuah brand gadget akan selalu tersebar di berbagai daerah dan yang paling penting adalah, lama perbaikan lebih cepat dibandingkan dengan gadget bergaransi distributor.

Sedangkan untuk gadget dengan garansi distributor yang kamu beli pun juga memiliki kemungkinan ditolak di service center resmi.

Ini juga dapat dikarenakan karena gadget yang kamu beli tidak/belum dijual di Indonesia sehingga mereka tidak memiliki spare part yang cocok untuk gadget tersebut.


Harga

Ada yang menarik nih, namun juga sepertinya memang sudah umum.

Perbedaan harga barang garansi resmi dengan garansi distributor tentunya ada perbedaan yang cukup mencolok.

Perbedaan harganya bahkan tidak tanggung-tanggung karena mampu mencapai 1 jutaan lebih.

Ini dikarenakan barang dengan garansi distributor umumnya lebih murah dibandingkan dengan yang memiliki garansi resmi.

Sedangkan untuk harga gadget bergaransi resmi umumnya tidak akan memiliki perbedaan mencolok di berbagai daerah, karena mereka menggunakan SRP (semacam standar harga barang).


Software dan Hardware

Hal lain yang juga sering ditemukan berkaitan dengan perbedaan kedua garansi ini yaitu adanya beberapa aksesoris tambahan yang tidak sesuai.

Gadget yang bergaransi distributor seringkali disertai aksesoris dan hardware yang tergolong tidak lazim sama sekali, karena umumnya tidak dibuat berdasarkan standar yang ada di Indonesia.

Yang menjengkelkan adalah terkadang software pada gadget bergaransi distributor juga berbeda dengan garansi resmi, bahkan ada yang tega untuk menyisipi mallware ataupun adsware.

Ini dikarenakan software yang ada di dalam gadget bergaransi distributor juga biasanya telah diotak-atik atau tidak sesuai/mendukung dan dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna gadget.


Tanpa Dukungan Bahasa Indonesia

Ini juga masalah tidak masuk akal yang seringkali ditemukan pada gadget garansi distributor.

Secara singkat, biasanya adalah :


Contoh Perbedaan Garansi Distributor vs Garansi Resmi Pada Smartphone

Nah, ada dua perbedaan yang juga sering kita temui jika membeli smartphone.

Apa perbedaan dari garansi resmi perusahaan dengan garansi distributor pada smartphone?


Garansi Resmi

Garansi resmi umumnya akan diberikan pada beberapa toko distributor yang memang ditunjuk langsung oleh pihak pembuatnya.

Jika kamu hendak membeli ponsel baru, tentunya kamu lebih disarankan untuk memilih garansi jenis ini, karena jika suatu saat kamu memerlukan klaim akan dapat langsung ditangani oleh pihak produsennya.

Bagaimana bisa begitu? Ini dikarenakan service center dari garansi resmi smartphone umumnya akan langsung ditangani oleh tenaga ahli yang sudah khusus dan bersertifikat untuk menangani merk tersebut.

Dan juga akan lebih memudahkan kamu karena umumnya service center resminya sudah banyak tersebar di seluruh wilayah kota di Indonesia.


Garansi Distributor

Nah, berbeda dengan garansi resmi, biasanya garansi distributor bukan berasal dari pihak atau toko yang memang secara langsung ditunjuk oleh pihak produsen, dimana kita bisa juga menyebutnya nonresmi.

Akan sangat lumrah apabila kamu memang tergiur dengan harga dari smartphone yang dijual dengan garansi distributor, namun harga yang murah ini jugalah yang nantinya dapat merepotkanmu sendiri.

Ini dikarenakan bahwa gadget dengan garansi distributor akan lebih susah untuk klaim garansi ponsel jika mengalami kerusakan, dikarenakan untuk pihak garansi distributor hanya berada di wilayah tertentu yang menjadi lokasi kalian membeli.


Kesimpulan Untuk Memilih

Kesimpulan dari kedua garansi diatas adalah, apabila kamu ingin membeli gadget dengan garansi distributor memang akan mendapatkan harga miring bahkan jauh lebih murah.

Namun jika ponsel anda mengalami masalah kerusakan akan sedikit lebih ribet untuk klaim garansi anda dikarenakan anda harus menunggu terlalu lama, apalagi jika gadget kamu ditangani bukan dari orang yang ahli akan meningkatkan resiko kerusakan yang parah.

Jika kamu memilih untuk membeli gadget dengan garansi resmi, harganya memang sedikit lebih mahal namun kamu akan lebih merasa aman dan mudah saat klaim garansi, dikarenakan service center akan langsung ditangani oleh ahlinya, dan langsung bisa mendatanginya tanpa perantara.

Previous

12 Fitur WhatsApp Terbaru Tahun Ini

Manfaat Facial Recognition Yang Bagai Pisau Bermata Dua

Next

Leave a Comment