Komputer

Big Data: Pengertian, Fungsi dan Peranannya dalam Bisnis

big data

Big Data – Pernahkan Anda mendengar istilah big data? Ada begitu banyak definishing mengenai big data tergantung sudut pandang serta penerapannya. Apabila ditelaah secara umum, big data sendiri merupakan kumpulan data yang volumenya besar.

Melalui definisi apa itu big data secara umum, perannya sangat penting dalam dunia bisnis. Lalu seperti apakah peranannya dan seberapa jauh fungsinya dalam bisnis? Semua akan diulas dengan lengkap dalam artikel ini.

Pengertian Big Data

Pengertian Big Data

Pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah mengenai apa itu big data. Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan volume sebuah data baik itu terstruktur maupun tidak. Big data sendiri kini memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bisnis.

Bukan hanya jumlah atau volume data saja yang penting. Namun lebih ke arah bagaimana organisasi atau perusahaan dilakukan terhadap data tersebut. Big data bisa dianalisis sebagai pedoman yang mengarahkan pada keputusan dan strategi bisnis yang lebih baik.

Menurut beberapa sumber ada pengertian big data sendiri adalah sebagai berikut ini:

1. Pengertian menurut Wikipedia

Big data adalah istilah yang meluas mengenai data yang volumenya besar atau kompleks. Big data cukup sulit untuk diproses menggunakan cara konvensional. Data nantinya dapat dianalisa, disimpan, dibagikan, divisualisasikan, dan menjadi data pribadi.

2. Menurut Gartner

Big data adalah sebuah aset informasi yang volumenya tinggi, kualitasnya baik dan bervariasi. Adanya big data akan menghemat biaya, meningkatkan inovasi dalam bentuk informasi yang akan diproses dalam pengambilan keputusan.

Hukum 3V Big Data

Hukum 3V Big Data

Dilihat dari pengertian big data yang dijelaskan dalam kedua sumber ini, maka cukup terlihat betapa pentingnya pada sebuah bisnis. Sebagai pondasi, diciptakan hukum 3V mengenai big data yang dijelaskan sebagai berikut ini:

1. Volume

Setiap perusahaan mengumpulkan data dari berbagai macam sumber termasuk dalam transaksi bisnis, sosial media hingga informasi dari mesin atau perangkat komputer. Dahulu penyimpanan data adalah suatu hal yang mustahil.

Kini dengan adanya perkembangan teknologi menghilangkan kekurangan tersebut. Big data sendiri lekat sebagai istilah yang menetapkan sebuah nilai. Selain itu juga sebuah data bisa dikatakan big data tergantung dengan volume yang dimilikinya.

Apakah ukuran data tersebut penting atau tidak. Oleh karena itulah volume masuk ke dalam salah satu konsep big data.

2. Velocity

Data diakses dengan kecepatan yang tidak bisa diprediksi dan harus diakses dalam waktu tepat dan cepat. Istilah velocity sendiri berarti pada kecepatan akses dari data tersebut. Bagaimana data bisa disajikan dengan cepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Dengan begitu akan menentukan seberapa potensialnya data tersebut dalam pengambilan keputusan. Unsur velocity dalam big data akan berhubungan kecepatan di mana data mengalir atau didapatkan dari sumber seperti proses bisnis hingga sosial media.

Baca Juga  Cache: Pengertian, Manfaat, dan Bagaimana Cara Menghapusnya

3. Variety

Data bisa memiliki berbagai macam format. Mulai dari data yang terstruktur hingga tidak terstruktur. Khusus untuk data yang terstruktur maka bisa ditemukan di mana saja. Sedangkan data yang tidak terstruktur seperti data numeric pada penyimpanan konvensional.

Contohnya saja email, video, audio, hingga transaksi keuangan. Istilah variety in mengacu pada sumber yang heterogen dan data aslinya. Baik itu terstruktur dan tidak. Modern ini, data sudah berbentuk foto, email, video dan lain sebaiknya yang mudah untuk dinalisis.

Berbeda dengan data tidak terstruktur yang membutuhkan proses lanjutan bahkan tergolong rumit dalam penyimpanan hingga analisisnya.

Konsep dari big data ini sendiri sudah ada sekitar empat tahunan. Hampir semua instansi atau perusahaan memahaminya. ketika sebuah perusahaan memiliki data baru setiap bulannya, maka sudah jadi kebiasaan umum untuk melakukan analisa.

apa itu Big Data

Perkembangan Big Data dari Masa ke Masa

Apa itu big data bisa dilihat dari pengertian yang telah dijabarkan di atas. Lalu bagaimana dengan perkembangannya? Sejak kapan big data diperkenalkan? JIka dilihat dari sejarahnya, big data mulai disadari kebutuhannya pada tahun 2005.

Pada saat itu ada begitu banyak pengguna sosial media seperti Facebook hingga Youtube yang akhirnya menghasilkan banyak data. Kesadaran tersebut memicu munculnya Hadoop yang merupakan software open source untuk pengumpulan hingga analisis data.

Perkembangan banyak software open source khusus data sendiri memegang peranan besar terhadap majunya big data. Software tersebut membuat data mudah disimpan, disebarluaskan hingga analisa.

Jumlah big data pun meningkat dan para pengguna menggunakan data dalam jumlah besar dan bukan hanya manusia yang memanfaatkannya. Kemudian di tahun berikutnya, muncullah Internet of Things atau IoT yang menghubungkan ke internet.

Banyak produsen yang akhirnya mengumpulkan data sesuai dengan pola penggunaan konsumen serta kerja produk. Ditambah lagi dengan adanya machine learning akhirnya banyak data bisa dihasilkan.

Fungsi Big Data

Fungsi Big Data

Analisa big data merupakan sebuah revolusi dalam bidang Teknologi Industri.

Penggunaannya pada sebuah perusahaan pun terus berkembang setiap tahunnya. Memadukan antara teknik analisa, melahirkan data mining, machine learning hingga statistik.

Adanya bantuan dari big data membuat begitu banyak operasional bisa dikerjakan dengan satu platform saja. Siapa saja bisa menyimpan data, memprosesnya hingga menganalisa dan memvisualisasikan.

Semuanya bisa dilakukan dengan tools big data yang nantinya akan mengekstrak, mempersiapkan dan memilih untuk membantu proses analisa. Adanya analytic big data akan membantu perusahaan untuk bekerja dengan data secara efisien.

Teknik yang berbeda dan algoritma bisa diterapkan untuk memprediksi data. Banyak sekali perusahaan yang menerapkan ini untuk memajukan dan meraih kesuksesan di masa depan. Tentu saja langkah pintar ini akan memberikan begitu banyak keuntungan.

Secara umum, ada beberapa keuntungan yang dihadirkan big data yaitu:

1. Mengurangi banyak biaya

Fungsi yang pertama dalam teknologi big data adalah untuk mengurangi biaya dalam penyimpanan data. Tidak perlu membeli server sendiri, tetapi perusahaan ukuran medium bisa memanfaatkan penyimpanan berbasis cloud.

Baca Juga  Scanner: Pengertian, Fungsi, dan Harganya

2. Lebih cepat dalam pembentukan keputusan

Dengan kecepatan yang dimiliki oleh berbagai tools big data, kombinasi fitur penyimpanan, dan analisa informasi akan membantu pembentukan keputusan lebih cepat.

3. Menciptakan produk baru dan pelayanan

Adanya kemampuan untuk analisa, maka bisa menciptakan produk baru sesuai dengan apa yang yang dibutuhkan masyarakat pada saat itu. Ada banyak data yang jadi bukti apa yang dibutuhkan konsumen sebenarnya.

Apa itu big data dan fungsinya memang tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari khususnya dalam prakteknya di perusahaan. Seperti apakah penerapannya di dunia nyata?

Penerapan Nyata Big Data

Penerapan Nyata Big Data

Penggunaan big data sangat fleksibel, bukan hanya satu bidang saja tetapi cakupannya sangat luas. Ada begitu banyak perusahaan yang berkembang dengan adanya bantuan teknologi ini.

Sebagai contoh perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, teknologi, consumer goods hingga pabrik. Sedangkan penerapan nyata big data bisa ditemukan baik itu di perusahaan negeri dan swasta.

Target dari penerapannya juga begitu luas hingga tahun 2020 ini. Berikut ini bagaimana penerapan big data di berbagai bidang.

1. Penerapan big data dalam dunia pendidikan

Apa itu big data ketika diterapkan dalam pendidikan? Pasti masih banyak yang bertanya-tanya. Padahal big data bisa menciptakan perubahan seperti menyesuaikan program akademik atau pelajaran.

Big data juga berfungsi sebagai pengembangan materi pembelajaran, sistem penilaian hingga prediksi karir siswa.

2. Penerapan big data dalam dunia asuransi

Perusahaan asuransi adalah bagian penting dari masyarakat dan juga dalam bentuk industri. Alasan mengapa asuransi begitu penting karena mampu mendukung banyak orang dalam hal membantu di waktu dan situasi yang tidak diketahui.

Data bisa didapatkan dengan cara cepat dan berbagai format yang menguntungkan perusahaan asuransi. Ada empat fungsi big data bagi perusahaan asuransi. Pertama adalah untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber.

Informasi ini berisi tentang kebiasaan konsumen sesuai dengan produk asuransi yang dimiliki. Misalnya informasi mengenai keamanan dalam mengendarai kendaraan dan angka kecelakaan sehari-hari. Dengan begitu akan lebih mudah untuk mengkalkulasikan asuransi kecelakaan.

Kedua adalah untuk memperoleh kebiasaan dari konsumen yang jadi pusat perhatian perusahaan. Ketiga data mengenai penipuan asuransi yang sering terjadi di masyarakat.

Keempat adalah pemetaan ancaman, maksudnya adalah ketika kemungkinan kerugian yang didapatkan oleh konsumen dan bagaimana mereka melakukan proses klaim.

3. Penerapan pada industri milik pemerintah

Big data dalam pemerintahan bisa memberikan dampak yang begitu besar. Baik itu skalanya lokal, nasional hingga global. Ada begitu banyak isu kompleks yang setiap harinya harus dipecahkan dengan cepat.

Karena informasi yang didapatkan oleh pemerintah memiliki dampak besar bagi jutaan rakyat. Pemerintah harus selalu mengikuti perkembangan data dalam database terkait masyarakat.

4. Penerapan pada industri perbankan

Jumlah data dalam sektor perbankan terus melambung tinggi setiap detiknya. Pertumbuhannya pun diestimasi mencapai 700% pada tahun 2020 ini. Adapun fungsi yang diberikan big data dalam perusahaan perbankan sangat banyak.

Mulai dari klasifikasi bisnis, masalah mengenai kartu kredit dan debit, money laundry, hingga risiko keuangan lainnya. Di sektor ini, big data wajib dimiliki apalagi saat ini banyak layanan perbankan yang sudah memanfaatkan teknologi.

Mengenal Peranan Big Data dalam Bisnis

Mengenal Peranan Big Data dalam Bisnis

Apa saja peranan big data dalam sebuah bisnis dan seberapa pentingkah? Kepentingan penggunaan big data dalam sebuah bisnis bukan sekedar bagaimana data perusahaan yang dimiliki. Tetapi lebih bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan data tersebut.

Setiap perusahaan akan memanfaatkan data mereka dengan cara yang berbeda-beda. Namun ada beberapa patokan yang digunakan seperti penggunaan yang efisien dan menciptakan potensi untuk dikembangkan.

Perusahaan akan mengambil banyak data dari berbagai sumber untuk dianalisa dan memberikan berbagai jawaban untuk berbagai permasalahan berikut ini.

1. Bagaimana cara untuk menghemat biaya

Seperti yang telah disampaikan pada fungsi umum big data. Peranan penting dalam perusahaan yang utama adalah sebagai alat yang mampu memberikan kesempatan dalam mengurangi biaya.

Ada begitu banyak data yang kini bisa disimpan dalam database online. Di mana server bersifat online dan kini banyak dimanfaatkan oleh perusahaan berskala kecil menengah.

2. Bagaimana cara menghemat waktu

Kecepatan dalam mengakses data membuat big data solusi dalam memangkas banyak waktu. Khususnya untuk analisa yang tidak membutuhkan banyak waktu dalam pengambilan keputusan. Apalagi hal yang sifatnya inovasi dan urgent.

Data bisa dianalisis dengan cepat dan penambahan sumber informasi baru dilakukan secara langsung. Keputusan bisa langsung diambil dan diterapkan.

3. Bagaimana cara mengenal pasar

Dengan melakukan analisis data, sebuah bisnis bisa mengenal lebih dalam mengenai kondisi pasar. Sebagai contoh melakukan analisis pembelian konsumen atau kebiasaan mereka dalam berbelanja.

Sebuah perusahaan bisa menemukan produk apa yang paling laku di pasaran dan sesuai tren. Melalui hal inilah bisnis bisa berjalan lebih depan daripada kompetitornya.

4. Bagaimana mengontrol reputasi secara online

Bukan hanya informasi mengenai konsumen, tetapi juga bagaimana bisnis di mata konsumen. Big data bisa menganalisis pandangan konsumen terhadap sebuah bisnis atau produk.

Hasil analisis ini merupakan feedback yang diberikan konsumen tanpa harus berinteraksi langsung atau melakukan survey. Jika kamu ingin memonitoring dan meningkatkan keberadaan atau reputasi secara online dalam bisnis maka big data adalah alat yan tepat.

Baca Juga  Cara Mengecek IP Komputer dengan Mudah

5. Bagaimana mengobservasi konsumen

Konsumen adalah aset terbesar dalam sebuah bisnis dan perusahaan bergantung padanya. Tidak ada bisnis yang mengklaim sukses tanpa memiliki konsumen apalagi yang loyal.

Bahkan dengan adanya konsumen loyal saja, sebuah bisnis tidak dapat bertahan dengan kompetisi yang tinggi. Karena sangat mudah menciptakan produk berkualitas rendah yang membuat konsumen akhirnya pergi.

Pada akhirnya bisnis akan tutup, disinilah big data memberikan peran penting yaitu melakukan observasi terhadap kebiasaan konsumen. Data yang berhubungan dengan tren dan pola pembelian sangat membantu.

6. Bagaimana mengatasi masalah iklan dan marketing

Analisa yang didapatkan dari big data bisa membantu dalam mengubah operasi bisnis. Salah satu yang termasuk dan sesuai dengan ekspektasi konsumen adalah pada bagian marketing dan periklanan.

Dengan mengetahui kebiasaan konsumen, maka menyajikan produk yang sesuai kebutuhan sangatlah mudah. Bahkan sampai bagaimana cara pemasarannya dalam marketing dan beriklan. Pemasaran akan jadi lebih berdampak besar.

7. Bagaimana menciptakan inovasi produk

Sama seperti fungsi secara umum, big data memiliki peranan penting dalam bisnis untuk masalah produk. Ketika perusahaan ingin menciptakan produk baru atau inovasi, maka melihat kembali dengan kebutuhan konsumen sangatlah penting.

Inovasi produk yang dihasilkan nantinya bisa sesuai dengan apa yang dibutuhkan konsumen sehingga tidak salah sasaran.

aplikasi big data

5 Tools Big Data untuk Analisis

Analisis bagian penting dalam pengolahan big data, ada beberapa alat yang cukup terkenal digunakan oleh berbagai macam perusahaan. Berikut ini macam-macamnya.

1. XPlenty

Sebuah platform yang terintegrasi, mempersiapkan data dan memprosesnya dalam cloud. Xplenty akan memberikan data dari berbagai sumber secara bersamaan. Ditambah lagi adanya bentuk grafik yang ditampilkan.

Platform ini bisa memiliki koneksi secara langsung pada berbagai macam penyimpanan data dan bisa mengubahnya menjadi berbagai jenis data lainnya.

2. Cloudera/ CDH

CDH adalah perusahaan developer teknologi dan open source. Ada banyak platform gratis yang disediakan. Beberapa produk yang diluncurkan adalah Apache Hadoop, Apache Impala dan masih banyak lagi.

3. Knime

Kepanjanganya adalah Konstanz Information Miner adalah platforms open source dan digunakan untuk memberikan laporan, penelitian, CRM, data mining, data analytic dan masih banyak lagi.

4. Lumify

Alat open source untuk big data dan analytic yang menyajikannya dalam bentuk grafik baik 2D dan 3D. Termasuk alat yang aman digunakan dan mendapatkan support 24 jam oleh developernya.

5. Rapidminer

Tool yang digunakan dengan berbagai fungsi seperti data science dan analytic. Banyak digunakan oleh perusahaan besar seperti Hitachi, Samsung, Airbus, BMW dan masih banyak lagi.

Pengertian big data secara lengkap telah dijelaskan dan peranannya dalam bisnis sangatlah penting. Tanpa adanya big data, perusahaan akan kesulitan untuk membaca peluang di masa depan.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
Yuliarti Swan
Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    More in:Komputer

    Next Article:

    0 %