Komputer

Ransomware: Pengertian, Jenis dan Cara Mencegahnya

ransomware

Ransomware – Walaupun digitalisasi memberikan dampak positif bagi banyak orang, ternyata ada juga efek sampingnya.

Salah satu yang paling berbahaya adalah, serangan ransomware yang mampu melakukan banyak kekacauan pada situs dan pemilik akun media sosial. Apa itu ransomware? Apa jenis hingga bagaimanakah cara mengantisipasinya?

Sebenarnya eksistensinya sudah lama, bahkan tahun 1989 sudah diidentifikasi dengan menggunakan nama pertama PC Cyborg Trojan Horse Virus. Saat itu, data dan file korban diambil kemudian korban diperas sejumlah uang jika ingin data tersebut kembali.

Perkembangannya sangat luar biasa, bahkan saat ini sudah terdapat ratusan dan terus meningkat setiap tahun.

Apa Itu Ransomware

Apa Itu Ransomware?

Ransomware adalah sebuah software yang jahat, jika dianalogikan pada kehidupan nyata maka dia adalah penjahat dan perampok. Software ini melakukan akses paksa pada berbagai akun pribadi atau perusahaan, meretasnya, dan menggunakan data tersebut untuk memeras korban.

Ancaman yang ditebar software ini mampu membuat banyak orang akhirnya takut menggunakan internet, apalagi menyimpan harga digital sembarangan.

Tapi, tetap saja dengan berbagai cara orang di balik software tersebut tetap merajalela dan korbannya terus berjatuhan.

Baca Juga  Cara Mematikan Antivirus Windows 10 yang Mudah Diterapkan

Berdasarkan data Kaspersky tahun 2020, di Asia saja terjadi serangan yang dilakukan ransomware adalah dengan jumlah mencapai 831.105 pada periode Januari hingga Agustus. Dimana 298.892 diantaranya menyerang pengguna internet yang ada di Indonesia. Untungnya semua yang terdeteksi tersebut berhasil di blokir.

Tapi tentunya masih jadi ketakutan besar, karena serangan diprediksi akan terus berlanjut. Untuk Indonesia target utamanya adalah perusahaan atau enterprise, kemudian individu tertentu dan bisnis skala kecil dan menengah.

Cara Bekerja Ransomware

Untuk menghindari Anda menjadi sasaran ransomware, sangat penting untuk mengetahui seperti apa sih prosedur kerja dari software jahat ini. Jadi, ketika ada indikasi Anda diserang, maka upaya pencegahan pun bisa dilakukan secara maksimal, caranya diantaranya adalah sebagai berikut:

* Masuk Lewat Email

Cara paling mudah dan sering berhasil adalah memasukkan malware melalui attachment email yang diterima pengguna internet. Mereka menyusup ketika ada email yang dikirim dari sebuah alamat email familiar bagi penerima, lalu menampilkan file yang sebenarnya berisi enkripsi virus yang akan bekerja meretas data pribadi penerima email.

Kemudian, ketika penerima membuka email tentu akan penasaran dengan attachment yang muncul sehingga dia membukanya. Apalagi jika diberi nama yang cukup familiar misalnya Confidential Document atau Invoice.

Setelah attachment terbuka, virus akan menyebar dan melakukan serangan yang diinginkan. Mulai dari memblokir akses data pribadi hingga menarik semua data penting untuk dijadikan alat memeras pemilik akun email.

Baca Juga  Mudah! Cara Mengeluarkan Akun Gmail di HP dalam Sekejap

* Eksploitasi Kelemahan Sistem Operasi

Cara lain yang bisa dilakukan ransomware untuk menginfeksi sebuah akun adalah, dengan mencari kelemahan dari sistem komputer atau perangkat yang digunakan seseorang atau perusahaan. Misalnya, kelemahan Windows soal keamanan dan perlindungan yang membuat peretas berkedok ransomware adalah dengan masuk dengan mudah ke sistem operasi perangkat.

Setelah itu, virus akan disebar dan mengunci berbagai data yang dibutuhkan untuk proses pemerasan. Bahkan ada pengguna yang tak lagi bisa mengakses website sendiri karena sudah diambil alih oleh peretas.

Jenis Ransomware yang Wajib Diwaspadai

Jika dilihat dari keganasannya, ransomware adalah sama saja dengan malware yang mengancam eksistensi seseorang di dunia digitalisasi. Apalagi untuk perusahaan skala besar, jika sampai diretas dan diperas pastinya kerugian sangat besar.

Berikut ini, beberapa ransomware yang wajib dikenali, waspadai, agar Anda tidak jadi korban.

* Scareware

Jenis ini memiliki kemampuan untuk memberi batasan tegas pengguna untuk mengakses komputer dan data mereka sendiri. Setelah itu, peretas akan menyarankan Anda membayar sejumlah uang untuk mendapatkan akses penuh kembali pada internet dan data, jika tidak bayar maka notifikasi pemerasan itu akan terus muncul.

Contoh kasus paling sederhana adalah, ketika Anda mendapati adanya pop up iklan yang berkamuflase untuk melakukan pemindaian komputer atau perangkat. Dimana menurut keterangan pada pop up tersebut, jaringan internet Anda bermasalah dan perlu diperbaiki.

Padahal sebenarnya hal itu hanya trik mereka agar bisa mengakses data Anda, dan meminta uang tebusan dengan cara halus hingga pemaksaan.

* Crypto Ransomware

Proses infeksi yang dilakukan jenis ini adalah, melalui jaringan komputer Anda, kemudian mengakses data dan dokumen yang dinilai penting lalu memblokirnya supaya tak bisa diakses untuk sementara waktu.

Tapi biasanya Anda masih tetap bisa menggunakan komputer untuk mengakses data selain yang sudah terblokir. Para peretas berkedok crypto ransomware ini akan melakukan pemerasan kepada pengguna yang membutuhkan data mereka, ada yang memeras hingga 900 dolar.

Ancaman akan terus diberikan, dimana peretas hanya memberi waktu maksimal 72 jam untuk melakukan pembayaran. Jika tidak kunjung membayar, maka mereka mengancam akan menghapus semua data secara permanen.

Baca Juga  Ternyata Begini Cara Menghilangkan Malware di Android

* Doxware

Ransomware yang satu ini tergolong lebih ganas, dengan akses memblokir data dan informasi penting dari perangkat pengguna. Selain itu, mereka juga menebar ancaman untuk menghapus data dan membagikan data yang bersifat pribadi kepada publik, termasuk merusak file video dan foto yang dimiliki pengguna.

Peretas yang menggunakan doxware akan meminta tebusan dengan nilai variatif, jika pengguna ingin mendapatkan data mereka kembali. Banyak yang sudah jadi korban jenis ini, bahkan terpaksa terkena dampak ancaman yang tak main-main itu. Korban sampai kehilangan banyak uang, bisnis hancur, bahkan nama baik tercoreng.

* Locker Ransomware

Yang paling berbahaya rasanya ransomware ini, karena locker ransomware adalah penjahat dimana ketika sudah menyerang sebuah perangkat komputer maka pengguna tidak akan bisa mengaksesnya sedikitpun alias terblokir dari semua aktivitas komputer.

Mau tak mau tentu pengguna harus melakukan hal yang diminta oleh peretas, jika ingin mendapatkan akses menggunakan komputer itu kembali. Biasanya tebusan yang diminta juga tidak sedikit, sehingga memaksa pengguna untuk merogoh kocek dalam-dalam supaya. Terutama bagi yang punya banyak file penting yang disimpan pada perangkat tersebut.

Lakukan Ini Jika Diserang Ransomware

Lakukan Ini Jika Diserang Ransomware

Jangan panik ketika Anda diserang ransomware, cobalah untuk melakukan beberapa hal penting ini, supaya terhindar dari pemerasan. Walaupun dari data tercatat bahwa software jahat ini tidak bisa dihentikan sebelum bayar tebusan.

* Cabut Koneksi Dengan Komputer Lain

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah, mencabut konektivitas komputer Anda dengan internet dan komputer lainnya. Supaya infeksi yang dilakukan tidak menyebar ke komputer lain, sehingga data yang terdapat di komputer atau perangkat lain bisa diselamatkan.

* Hapus Ransomware

Pastikan juga untuk langsung menghapus ransomware tersebut dengan menggunakan antivirus yang ada pada perangkat. Lakukan secepatnya, setelah Anda mendapat notifikasi adanya serangan. Hal ini bisa meminimalisir kerusakan data dan pemblokiran komputer yang lebih menyeluruh.

Proses penghapusan bisa dilakukan dengan menutup dokumen yang diindikasi sebagai jalur masuknya serangan ransomware. Kemudian lakukan pembersihan data menggunakan antivirus.

Baca Juga  Ketahui Cara Menghapus Cache Di iPhone Dengan Mudah

* Kunci Deskripsi

Buatlah kunci deskripsi ransomware dibuat oleh peretas baik yang berupaya melawan para peretas jahat tersebut. Mereka biasanya menyediakan kunci tersebut berdasarkan jenis ransomware yang menyerang.

Jadi, coba Anda cek komunitas tersebut untuk mendapatkan informasi tentang kunci deskripsi. Kunci ini akan berfungsi untuk memulihkan serangan dengan memecah enkripsi virus dari ransomware.

* Hubungi Ahli Software

Jika Anda tak ingin data hilang atau akses komputer diblokir, bisa melakukan cara berikutnya yaitu menghubungi ahli komputer atau tepatnya software untuk membantu mengatasi masalah tersebut.

Biasanya para ahli ini sudah punya pengalaman mengatasi serangan peretas, tapi tentunya ahli yang sudah punya jam terbang tinggi dan merupakan salah satu peretas baik. Dimana mereka sudah mengetahui alur kerja ransomware dan punya cara tertentu untuk menghentikan peretasan yang lebih parah.

Anda bisa mencarinya melalui kenalan, rekan kerja, atau melalui perusahaan yang bergerak di bidang software komputer. Ingat!ketika dokumen dan data di komputer sangat penting, upayakan dulu semua cara sebelum Anda menyerah. Karena yang namanya kejahatan cyber tetap memiliki kelemahan yang bisa dijadikan cara melumpuhkan mereka.

* Bayar Tebusan

Sebenarnya ini cara paling tidak dianjurkan, karena hanya akan membuat peretas di balik ransomware semakin ketagihan melakukan aksi jahat mereka. Tapi, ketika Anda benar-benar butuh data dan akses, tidak ada cara lagi selain memenuhi permintaan tebusan dari peretas walaupun tidak menjamin data yang Anda butuhkan bisa kembali.

Cara Mencegah Serangan Ransomware

Mendengar penjelasan tentang ransomware di atas tentunya akan membuat nyali Anda cukup ciut untuk memainkan internet dan menggunakan komputer bukan?

Jangan khawatir, banyak upaya yang bisa diterapkan untuk mencegah serangan tersebut. Berikut dibawah ini adalah upaya yang bisa dilakukan:

* Buat Backup Data

Jangan pernah menyimpan data penting hanya di perangkat komputer atau di satu perangkat saja. Selalulah membuat backup pada perangkat atau alat penyimpanan lain, seperti kepingan CD, flashdisk, memory eksternal dan lain-lain.

Bila perlu buat cadangan memori di luar perangkat khusus untuk backup data, terutama untuk menyimpan data perusahaan, bisnis, dan data pribadi yang sangat sensitif.

Jadi, ketika diserang software jahat itu Anda tidak terlalu panik sebab data tetap bisa diakses dari perangkat lain tanpa masalah. Alhasil, pemerasanpun tidak perlu digubris.

* Antivirus Terbaik

Gunakan antivirus terbaik yang menawarkan perlindungan maksimal pada perangkat Anda. Pastikan ada proteksi ransomware yang akan meminimalisir potensi peretas tersebut merusak jaringan dan perangkat Anda. Sebab, tak semua antivirus dibekali kemampuan melindungi perangkat dengan maksimal.

Anda bisa mengecek terlebih dahulu spesifikasi antivirus sebelum menggunakannya, paling tidak ketika serangan terdeteksi akan ada notifikasi dari antivirus untuk membantu Anda melakukan pencegahan dampak buruk serangan tersebut lebih dini.

Baca Juga  Perangkat Lunak: Pengertian, Jenis dan Contohnya

* Bijak Berinternet

Berinternet boleh saja, tapi harus bijak dalam menggunakannya dan menyebarkan informasi penting Anda terutama data pribadi dan perusahaan. Jika memang ingin berkirim dokumen via email, gunakan fitur pengamanan terbaik agar dokumen tidak bisa diretas.

Begitu juga saat memberikan data apapun melalui internet, pastikan terlebih dahulu siapa yang meminta data Anda. Bila perlu konfirmasi secara manual sebelum memberikan data pribadi.

Selain itu, Anda juga perlu memperluas wawasan seputar keamanan penggunaan internet, jenis-jenis peretas jahat, ciri-cirinya hingga hal-hal lain yang akan menunjang kenyamanan menggunakan jaringan internet. Jadi, saat Anda diserang maka sudah ada cara jitu yang bisa dilakukan.

* Update Antivirus Secara Berkala

Setiap antivirus melakukan update versi secara berkala, biasanya mereka akan menambah fitur dan kemampuan perlindungan perangkat berdasarkan kondisi terkini. Pastikan Anda selalu update antivirus ke versi terbarunya, agar potensi serangan virus hingga ransomware bisa dicegah lebih cepat.

Proses update virus biasanya tidak butuh waktu lama, jadi selama proses tersebut usahakan tidak menggunakan perangkat terlebih dahulu. Supaya dokumen dan data di dalam perangkat tetap aman dan siap diproteksi lebih oleh antivirus versi terbaru.

Jangan anggap enteng apa itu ransomware, karena ternyata mampu merusak eksistensi virtual dan digital personal dan lembaga. Lakukan langkah pencegahan sebelum serangan jahat itu menimpa data dan perangkat Anda.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Komputer

Next Article:

0 %