Stampli Berhasil Meraup $ 25 Juta di Bidang Keuangan

| |

Stampli, adalah salah satu perusahaan yang berbasis di Mountain View dan memiliki misi ingin mengotomatisasi manajemen keuangan termasuk penagihan, hari ini mereka mengumumkan dilaksanakannya penutupan putaran Seri B senilai $ 25 juta.

Perusahaan ini hingga sekarang telah tercatat memproses sekitar $ 12 miliar dalam per tahun, yang ternyata empat kali lebih banyak daripada yang diproses pada awal 2018 lalu.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh SignalFire, dengan partisipasi dari para investor yang sudah mereka miliki sebelumnya seperti Hillsven Capital dan Bloomberg Beta, serta para investor baru seperti NextWorld Capital.

Stampli sendiri sebenarnya telah diluncurkan pada 2015 yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang secara khusus berfokus pada manajemen keuangan.

Didirikan oleh seorang bernama Feldman dan saudaranya Ofer Feldman.

Dan juga bekerja sama dengan Eyal yang sebelumnya menjabat sebagai VP Solusi Bisnis untuk Documentum dan SAP.

Ada juga Ofer yang menjadi Kepala Teknik di Stampli, dimana ternyata sebelumnya adalah pemimpin tim dan arsitek di SAP.

Stampli adalah perusahaan besar yang mengelola lebih dari $ 4 miliar faktur yang tersebar untuk ratusan perusahaan di seluruh dunia.

Semua perusahaan ini beragam, termasuk e-commerce, energi, real estat, teknologi, pendidikan dan bisnis.

Namun rupanya masih banyak masalah dengan hal ini, dikarenakan manajemen keuangan adalah bagian yang menjadi poin kesibukan banyak orang di organisasi.

Orang-orang ini memiliki tujuan untuk mendapatkan layanan dan juga vendor kontrak, tetapi orang-orang ini juga yang berurusan dengan sebagian besar dokumen namun tidak ikut campur dalam proses tersebut.

Ini berarti orang-orang di departemen keuangan juga sering ditugasi untuk mencari pegawai dari departemen lain untuk menyelesaikan masalah mereka.

Dengan Stampli, seluruh proses bayar dan membayar terjadi dalam satu rangkaian perangkat lunak yang saling kolaboratif.

Setiap jenis keuangan diubah menjadi pusat komunikasinya sendiri, yang memungkinkan orang-orang di seluruh departemen untuk mengisi bagian yang kosong dan menjawab pertanyaan sehingga pembayaran ditangani seefisien mungkin.

Selain itu, Stampli juga menggunakan sistem kecerdasan buatan yang dapat mengenali pola di sekitar mengenai bagaimana sebuah organisasi mengalokasikan biaya, mengelola alur kerja dan data apa saja yang diambil dari segi keuangan.

Dengan kata lain, seiring waktu, Stampli menjadi lebih baik dan lebih baik lagi untuk masing-masing organisasi.

Ada sekitar 1.900 bisnis dan 40.000 pengguna yang semuanya menggunakan Stampli untuk membantu mengotomatiskan alur kerja mereka dan perusahaan mereka.

Stampli membebankan biaya berdasarkan jumlah transaksi yang dimiliki organisasi dalam sistem, serta berapa banyak “pengguna tingkat lanjut” yang mengambil bagian dalam tindakan itu.

Stampli mengakui adanya perbedaan antara pengguna di departemen keuangan selalu membuat keputusan tingkat tinggi terhadap hal-hal keuangan, sedangkan pengguna lain dari organisasi lain hanya akan berkolaborasi pada platform ini ketika perlu dan tentunya jauh lebih jarang.

Salah satu pendiri dan CEO Eyal Feldman percaya bahwa pembeda besar lainnya bagi perusahaan adalah bahwa mereka secara spesifik memutuskan untuk menjadi pemutus pembayaran, membiarkan pelanggan memilih penyedia pembayaran mereka sendiri dan juga tetap mempertahankan kendali atas bagian sistem itu.

Babak baru ini hadir setelah putaran Seri A senilai $ 6,7 juta dari Agustus 2018, juga dipimpin oleh SignalFire, dengan partisipasi dari UpWest Labs, Bloomberg Beta dan Hillsven Capital. Ini membawa total dana Stampli menjadi $ 34,7 juta.

Previous

Apple Merilis Ios 13.2 Dengan Berbagai Update Keren

Apa Sih Ransomware – Bagaimana Menghindari dan Mengatasinya

Next

Leave a Comment