Tutorial

Pembaruan Perangkat Lunak yang Sering Diabaikan User

update gadget

Untuk para pengguna smartphone berbasis android, tentu kalian sudah tidak asing lagi dengan notifikasi pembaruan perangkat lunak yang sering muncul di handphone kamu.

Sudahkah kamu melakukan pembaruan akhir-akhir ini? Sudahkah kamu tahu manfaatnya?

Pembaruan perangkat lunak biasanya muncul di setiap bulan di masing-masing gadget sebagai upaya untuk meningkatkan performa dan kualitas dari perangkat baik yang berbasis android.

Pada dasarnya tidak hanya pengguna android, pengguna iOS pun harus melakukan hal serupa.

Baik perangkat android atau iOS, pembaruan perangkat sangat bermanfaat agar kinerja perangkat menjadi lebih cepat, memperbarui aplikasi bawaan dari perangkat, serta memberikan performa yang lebih baik dari sebelumnya baik dari segi penampilan atau kualitasnya.

gadgets

Apa Saja yang Memerlukan Pembaruan Perangkat Lunak?

Istilah pembaruan perangkat lunak awalnya lebih banyak digunakan untuk pembaruan software di komputer dan laptop.

Seiring dengan berjalannya waktu, handphone makin berkembang dari tahun ke tahun sehingga memunculkan sistem android atau iOS.

Layaknya pembaruan software di PC atau laptop, pengguna harus melakukan update software untuk meningkatkan kualitas dan performa perangkat.

Untuk komputer dan laptop sendiri, Windows secara otomatis akan memunculkan notifikasi pembaruan setiap saat.

Pembaruan ini bisa dilakukan secara gratis dengan hanya memilih option update Windows untuk memberikan ruang penyimpanan yang lebih besar dan sistem operasi yang lebih cepat.

Sama halnya dengan komputer dan laptop, pengguna smartphone dengan basis android dan iOS juga memerlukan hal serupa untuk mendapatkan keuntungan yang kurang lebih sama baiknya.

Pembaruan Perangkat Lunak

Apa yang Terjadi Jika Tidak Mengupdate Software Perangkat?

Pada dasarnya, kamu masih bisa menggunakan perangkat gadget atau smartphone mu tanpa harus mengupdate nya. Akan tetapi, beberapa fitur terbaru tidak bisa kamu akses dengan software lama yang sudah ada.

Melakukan pembaruan software sangat membantu untuk meningkatkan kualitas dan performa perangkat.

Jika pengguna melewatkan hal ini, tentu saja kamu tidak bisa mengakses fitur-fitur terbaru dari perangkat yang ada di gadgetmu.

Contohnya saja, para pengguna WhatsApp harus melakukan update aplikasi dari Google Playstore atau Apple Store.

Aplikasi biasanya secara otomatis akan menolak pengguna yang tidak melakukan update dan langsung membawanya ke Playstore atau Apple Store.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah akibat jika kamu tidak melakukan update perangkat lunak di perangkat android, iOS, atau Windows-mu

1. Tidak bisa mengakses fitur terbaru

Pembaruan perangkat lunak biasanya berisi fitur-fitur terbaru yang bisa kamu gunakan untuk mempermudah penggunaan. Akan tetapi, jika kamu tidak memperbaruinya, besar kemungkinan kamu tidak bisa menggunakan fitur terbaru itu.

Daripada kamu kudet atau kurang update dari fitur-fitur terbaru mereka, luangkan waktumu untuk bisa memperbarui software saat malam hari.

perangkat smartphone

2. Perangkat akan terasa berat dan lelet

Hal ini yang paling banyak dirasakan oleh para pengguna smartphone berbasis Android ataupun iOS.

Saat kamu melewatkan atau menunda pembaruan perangkat selama beberapa waktu, perangkat kamu akan terasa berat dan lelet ketika digunakan.

Pada bukti nyata, saat kamu menggunakan sebuah aplikasi, aplikasi tersebut memerlukan waktu untuk membuka satu jendela saja. Kemudian, kamu juga akan merasakan kesulitan untuk membuka aplikasi-aplikasi penting yang digunakan sehari-hari.

3. Melemahkan sistem keamanan perangkat

Sadarkah kamu saat kamu menekan tombol delay pada setiap notifikasi update software berarti kamu membiarkan data kamu rawan hilang?

Dengan melakukan update software secara rutin, hal ini bisa memperkuat keamanan sistem dari aplikasi yang ada.

baterai handphone

4. Mempersingkat umur baterai

Saat perangkat gadgetmu memiliki sedikit update, sistem akan bekerja lebih keras dari sebelumnya.

Sebagai efek samping dalam jangka waktu panjang, baterai handphone akan memerlukan daya yang lebih besar untuk menjalankan aplikasi.

Saat kamu tidak menggunakannya pun, baterai akan menggunakan lebih banyak menggunakan daya untuk mode standby di beberapa aplikasi yang terinstal.

Jadi, daripada beli baterai baru, lebih baik untuk rajin melakukan update perangkat.

Kapan Kita Perlu Melakukan Pembaruan Perangkat Lunak?

Pada dasarnya, setiap perangkat yang kamu miliki baik berbasis Android, iOS, maupun Windows secara otomatis akan mendeteksi versi terbaru dari software mereka.

Saat perangkat kita terhubung dengan internet, secara otomatis sistem akan mendeteksi adanya software baru.

Oleh karena itu, kita tidak perlu repot untuk mengecek apakah sudah ada software terbaru atau belum.

Perangkat akan secara otomatis akan memberikan notifikasi atau pemberitahuan kapan software baru keluar dan kita harus segera melakukan pembaruan.

Agar tidak perlu repot, kamu juga bisa men-setting perangkatmu untuk melakukan pembaruan otomatis setiap kali ada software baru muncul.

Tentunya hal ini akan mempermudah kamu dalam melakukan kegiatan sehari-hari

Ditambah lagi, kamu juga bisa melakukan pengaturan update hanya ketika terkoneksi dengan wifi agar paket datamu tidak tersedot terlalu banyak karena mengunduh sistem versi terbaru. Hal ini bisa kamu setel di settingan Playstore dan Apple Store.

Selain itu, bagi kamu yang memiliki sedikit waktu luang pada siang hari karena pekerjaan, kamu bisa memilih waktu pada tengah malam agar tidak mengganggu aktivitas dan pekerjaanmu yang cukup banyak menggunakan perangkat gadget atau smartphone.

update perangkat

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Untuk Update?

Saat kamu melakukan pembaruan perangkat lunak di smartphone, waktu yang dibutuhkan beragam dan tergantung dari software versi terbaru.

Biasanya, jika kamu tergolong orang yang cukup rutin melakukan update, hanya perlu waktu 30 menit untuk menyelesaikannya.

Akan tetapi, jika kamu sudah terlalu sering menunda atau menolak pembaruan dari perangkat lunak di smartphone-mu, perlu 1-2 jam untuk menyelesaikan pembaruan. Hal ini dikarenakan ada banyak fitur-fitur terbaru yang harus diperbarui satu per satu.

Sedangkan untuk para pengguna laptop atau komputer berbasis Windows, perangkat biasanya akan melakukan pembaruan selama 30 menit sampai 5 jam tergantung pada sistemnya. Mereka biasanya akan melakukan update sesaat ketika kita hendak melakukan shut down.

Sebelum computer atau laptop benar-benar mati, mereka akan melakukan update software Windows selama beberapa waktu tergantung sistem terbarunya.

pembaruan

Mengapa Orang Sering Kali Mengabaikan Pembaruan?

Apakah kamu termasuk orang yang suka mengabaikan notifikasi pembaruan software? Pastikan berikut ini adalah salah satu alasannya

1. Sibuk

Untuk kamu orang yang ketergantungan pada gadget untuk bekerja atau belajar, pasti kamu hanya memiliki sedikit waktu bebas untuk membiarkan perangkatmu bersantai dan melakukan update

Terutama bagi mereka yang melakukan bisnis atau jualan online melalui perangkat smartphone, waktu adalah uang. Apalagi di jam-jam sibuk, ada banyak chat dan pekerjaan lainnya yang harus kamu selesaikan daripada mengupdate software.

2. Tidak paham manfaatnya

Pada dasarnya, smartphone dibuat agar penggunanya juga bisa menggunakannya dengan smart-way dalam penggunaannya.

Akan tetapi, tidak jarang orang yang tidak memahami arti penting dari pembaruan perangkat lunak yang bisa meningkatkan sistem.

Hal ini sering dan mudah kita jumpai dari para pengguna orang tua atau anak-anak yang masih kurang informasi mengenai teknologi kekinian. Alhasil, mereka hanya menggunakannya tanpa peduli perangkat lunak di dalamnya.

harddisk

3. Menambah beban memory

Meskipun melakukan pembaruan perangkat lunak bisa mempercepat kinerja dan performa perangkat, hal ini juga bisa menambah beban memori internal yang ada di smartphone kamu.

Hal ini dikarenakan software terbaru memuat beberapa fitur tambahan yang semakin canggih dan baru dari setiap perangkat. Alhasil, memori pun terkuras lebih banyak saat kamu melakukan update software.

Oleh karenanya, tidak jarang kamu menemui notifikasi “memori penuh” saat kamu sedang melakukan pembaruan software.

Mau tidak mau, kamu pun harus menghapus dokumen, foto, atau video, bahkan aplikasi lainnya agar storage kamu muat untuk menampung pembaruannya.

4. Mengganggu

Bagi sebagian besar, update software cukup mengganggu aktivitas mereka. Apalagi, pembaruan ini bisa berlangsung dalam durasi yang cukup lama mulai dari 30 menit hingga berjam-jam untuk bisa menyelesaikannya.

Tentu saja, saat melakukan update ini mereka tidak bisa menggunakan smartphone atau aplikasi yang mereka inginkan selama update masih berjalan.

Oleh karenanya, mereka lebih memilih untuk tidak melakukan pembaruan aplikasi atau menundanya di lain hari.

Tidak sedikit pula yang langsung mengabaikan notifikasi dan membiarkannya dari waktu ke waktu.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in:Tutorial

Next Article:

0 %