Umum

Data Scientist: Profesi Menggiurkan Abad Millennial

data scientist

Data Scientist – Sebuah film lawas yang mengantongi predikat box office di Amerika, mengguncang dunia karena memperlihatkan keberhasilan seorang data scientist.

Film yang dibintangi Brad Pitt di tahun 2011 ini berjudul Moneyball. Diangkat dari kisah nyata, menceritakan perjuangan Billy Beane, seorang manajer baseball yang dipertaruhkan kariernya untuk menjadikan tim Athletic Oakland meraih kemenangan.

Peter Brand, data scientist yang dipekerjakan Billy berhasil membuktikan bahwa kemenangan bisa diraih melalui analisa data yang akurat. Meski pada awalnya diragukan, karena menurut para pengamat, olahraga tidak bisa diprediksi dengan angka.

Seiring perkembangan teknologi dan berkembangnya internet, kini hampir di setiap lini perusahaan membutuhkan data scientist. Bidang pekerjaan yang tidak dilirik satu dekade silam, kini menjadi profesi yang menggiurkan.

Apa Itu Data Scientist?

Apa Itu Data Scientist

Data scientist (DS) adalah orang yang bertanggung jawab di balik teknologi pengolahan data. Melibatkan multidisiplin ilmu, utamanya matematika, pemrograman, statistika bahkan manajemen dan bisnis.

Tugas mereka bukan hanya sekedar mengelola data dalam jumlah yang besar (big data), tapi yang terpenting adalah mampu membuat sebuah kesimpulan akhir yang akan membantu perusahaan dalam mengambil keputusan.

Bidang pekerjaan pengelolaan data ini sebenarnya sudah cukup dikenal sejak dulu. Tapi saat itu, biasanya tanggung jawab mereka berhenti hanya sampai pemaparan data saja. Seorang data scientist saat ini juga dituntut hingga melakukan percobaan dari hasil olahan data yang mereka hasilkan.

[irp posts=”2562″ name=”Digital Printing: Pengertian, Keunggulan dan Jenisnya”]

Contoh, di sebuah perusahaan startup yang bergerak di bidang kuliner misalnya, seorang data scientist akan mengolah big data dari konsumen yang menjadi segmentasi mereka.

Tidak cukup hanya sampai di situ, DS akan melakukan eksperimen pasar, apakah kesimpulan data yang mereka hasilkan berbanding lurus dengan pasar? Jika ya, maka program akan diluncurkan.

Inilah perbedaan antara data scientist dengan data analyst. Meski sama-sama berkegiatan dengan mengutak atik data, tapi data analyst menyelesaikan pekerjaannya setelah menyelesaikan analisa data. Seorang data scientist akan terus melakukan pekerjaannya hingga hasil uji coba mendukung data analisa yang mereka kerjakan.

Data Scientist Haruskah dari Jurusan IPA?

Data Scientist adalah

Lantas, apakah untuk menjadi data scientist kamu harus sekolah jurusan IPA? Ternyata tidak juga! Philip Brand, data scientist di film Moneyball adalah seorang sarjana ekonomi lulusan Universitas Yale. Bahkan sarjana di jurusan lain pun seperti hukum atau kimia, bisa saja menjadi data scientist.

Mungkin saja kebanyakan orang dari jurusan non IPA cenderung tidak berani mencoba profesi keren ini. Bayang-bayang matematika, statistika juga pemrograman komputer yang erat berhubungan dengan IPA bisa jadi sangat mengganggu. Padahal yang namanya teknologi, ternyata bisa dipelajari dalam waktu singkat.

[irp posts=”2459″ name=”Web Server: Pengertian, Cara Kerja dan Jenisnya”]

Syarat utama seorang data scientist memiliki hard skill seperti yang telah disebutkan di atas, yakni matematika, komputer, statistika juga manajemen dan bisnis.

Lebih dari itu, ada beberapa soft skill yang harus dikuasai, yakni kemampuan mendeliver hasil olahan data berikut membantu meyakinkan perusahaan atau klien dalam mengambil keputusan.

Tanggung Jawab Data Scientist

Soft skill lain yang juga memegang peranan penting dalam bidang pekerjaan ini misalnya, memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang besar akan banyak hal. Mereka juga harus mempunyai keterampilan berpikir dengan kritis dan yang terpenting harus bisa bekerja sama dengan rekan lain dalam timnya.

Tanggung Jawab Data Scientist

Berdasarkan apa yang telah kita bahas di atas, maka dapat digaris bawahi tanggung jawab seorang data scientist di antaranya adalah:

1. Mengerjakan kegiatan penelitian, pengolahan, mendesain juga menganalisis berdasarkan sumber data. Biasanya yang digunakan adalah data kuantitatif baik yang terstruktur maupun tidak.

Di sini jelas seorang data scientist harus bisa melakukan penghitungan statistika, membuat infografis hasil olahan juga analisa dengan menggunakan bahasa pemrograman.

2. Bekerja sama dalam tim untuk mengidentifikasi dan membuat skala prioritas atas hal-hal yang harus ditindak lanjuti.

3. Memberikan saran kepada perusahaan atau klien berdasarkan hasil uji eksperimen dari data yang telah diolah.

Hal-hal Terkait Data Scientist

Hal-hal Terkait Data Scientist

* Menjadi data scientist membuat kamu menjadi orang yang kaya wawasan dan memiliki banyak keterampilan.

* Pengetahuan yang baik dari proses pengolahan data, bisa membuat kita melakukan prediksi bisnis yang baik.

* Machine learning akan menjadi lebih cerdas dengan adanya pengolahan data menggunakan keahlian data science.

* Memiliki prospek karier dengan demand yang tinggi dari masa ke masa.

* Dua tahun lalu, di Amerika sendiri sudah tercatat ada sekitar 190.000 data scientist.

* Menghasilkan pendapatan yang tergolong tinggi, sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Jurusan Kuliah Terkait Data Scientist

Kabar gembira buat kamu semua yang tertarik dengan profesi ini, kini beberapa perguruan tinggi telah membuka kelas dan jurusan yang berkaitan dengan data scientist. Jadi jangan ragu untuk memilih, baik yang negeri maupun swasta.

Sebut saja kampus negeri di ujung timur pulau Jawa, Universitas Airlangga Surabaya sudah membuka jurusan Teknologi Sains Data. Di jurusan ini mahasiswa ditawarkan empat peminatan yaitu Kesehatan, Sosial dan Komunikasi, Industri juga Finansial dan Bisnis.

Beberapa mata kuliah yang dipelajari di jurusan ini meliputi Analisis Data Bahasa, Pemrograman R dan Python, Visualisasi Data, Basis Data, juga mata kuliah lain yang lebih spesifik seperti Machine Learning juga Artificial Intelligence.

[irp posts=”2207″ name=”Ternyata Banyak, Ini 11 Jenis-jenis Komputer Yang Ada”]

Sementara di Jawa bagian Barat, ada Institut Pertanian Bogor. IPB menempatkan jurusan Statistika dan Sains data di bawah naungan FMIPA.

Berbeda dengan UNAIR dan IPB, Universitas Indonesia tidak memiliki jurusan khusus untuk bidang data science melainkan membuat sebuah Unit Kerja Khusus di bawah kendali FMIPA dengan nama Data

Science Center. Hebatnya, di Fakultas Ekonomi kampus negeri ternama ini, ada mata kuliah Big Data dan Komputasi Kognitif yang berada di jurusan Akuntansi.

Satu kampus swasta di ibukota juga berani membuka jurusan Data Science. Bina Nusantara atau yang lebih dikenal dengan nama BINUS menawarkan ini dengan konsentrasi pada pemanfaatan big data dalam proses bisnis.

Tunggu apa lagi? Dengan deskripsi pekerjaan yang menantang, prospek kerja menggiurkan juga pendapatan terbaik, Data Scientist bisa menjadi pilihan Anda di masa depan.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
Marita Ningtyas
A Writerpreneur, tinggal di kota Lunpia. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Selamat membaca.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    More in:Umum

    Next Article:

    0 %
    error: Content is protected !!