Umum

Switch: Definisi, Fungsi, Cara Kerja dan Jenis-Jenisnya

switch adalah

Switch untuk network, berbeda dengan switch untuk lampu atau game nintendo.

Alat ini digunakan untuk mengkoneksikan router di rumah atau kantor supaya mendapatkan lebih banyak ports Ethernet.

Dilihat sekilas dari fungsinya, switch adalah alat yang mirip seperti USB hub tetapi untuk jaringan internet.

Biasanya router di rumah hanya memiliki tiga atau empat ports saja. Namun dengan wifi semua laptop, tv, hingga smartphone tidak membutuhkan kabel untuk terhubung.

Berbeda cerita jika Anda ingin menciptakan jaringan di kantor.

Router saja tidak memiliki cukup ports untuk menghubungkan banyak perangkat sekaligus. Apalagi jika tujuannya adalah untuk hiburan dengan berbagai macam perangkat, perlu kabel internet untuk tersambung.

Karena hal inilah, switch dibutuhkan. Apa itu switch dan bagaimana cara kerja hingga jenis yang sebaiknya digunakan? Anda bisa menyimak selengkapnya di sini.

pengertian switch

Definisi tentang Switch

Ada dua perangkat penting yang harus diperhatikan pada saat membangun jaringan di kantor.

Keduanya adalah bagian penting yang dibutuhkan yaitu switch dan routers. Dua alat ini bisa dibilang sangat mirip namun keduanya memiliki fungsi berbeda.

Switch adalah alat yang digunakan untuk memfasilitasi pembagian sumber jaringan dengan mengkoneksikan secara bersamaan berbagai macam device.

Yang termasuk alat dihubungkan adalah komputer, printer, hingga server pada sebuah bisnis yang membutuhkan network.

Karena adanya switch inilah, koneksi antar alat bisa digunakan untuk memberikan informasi dan setiap orang bisa bertukar informasi hingga berbicara satu sama lain. Baik itu mereka berada di dalam satu gedung atau kampus.

Membangun sebuah jaringan dalam kantor tidak akan mungkin tanpa bantuan dari alat switch.

Pengertian switch sendiri adalah komponen yang memiliki fungsi sebagai penghubung lebih dari satu komputer.

Sehingga pertukaran paket, penerima dan proses hingga meneruskan data dari perangkat utama ke perangkat yang dituju berjalan lancar. Namun ada juga yang memiliki pendapat mengenai switch yang sedikit berbeda.

Switch adalah komponen dalam jaringan komputer yang gunanya menghubungkan beberapa HUB. Sehingga terbentuklah jaringan komputer serta bandwidth yang lebih besar.

Namun apa itu switch bisa dikenali dari cara kerjanya lebih lengkap serta bagaimana fungsinya.

fungsi switch

Fungsi Switch

Menghubungkan banyak perangkat dalam sebuah jaringan adalah tujuan diciptakannya switch.

Dalam sebuah jaringan komputer, switch bertugas menjadi concentrator yang menerima serta membagikan data untuk setiap perangkat komputer.

Setidaknya ada tiga fungsi umum dari switch yaitu sebagai berikut:

1. Address learning

Merupakan fungsi switch sebagai alat untuk mencatat alamat MAC dalam perangkat jaringan yang terhubung.

Ketika switch melakukan penerimaan data maka akan MAC address dari pengirim akan dicatat serta dipelajari agar data dapat dikirim.

2. Penyaringan serta meneruskan data frame

Fungsi yang kedua adalah switch juga untuk alat penyaring serta meneruskan data paket. Dari alamat diterima ke alamat tujuannya, MAC address serta beberapa port.

Langkah ini tujuannya adalah membuat tidak ada proses pengiriman data yang bertabrakan.

3. Looping Avoidance

Switch akan mencegah adanya looping di mana data hanya berputar di dalam port switch.

Biasanya terjadi pada saat data yang akan masuk tidak diketahui manakah tujuannya.

Proses bagaimana data dapat diterima adalah dengan meneruskan ke alamat tujuan, caranya dengan memblok salah satu port yang saling terhubung.

Switch adalah alat yang bekerja sebagai penghubung sekaligus membuat data sampai pada tujuan akhirnya atau perangkat yang dimaksudkan. Sehingga tidak ada kesalahan pada data dan kinerja yang lambat.

apa itu switch

Cara Kerja Switch

Apabila diperhatikan dari pengertian dan fungsinya, switch adalah alat yang berbentuk perangkat keras. Di mana alat ini mirip dengan HUB tetapi lebih pintar.

Jika HUB mengkoneksikan network, maka tanpa adanya switch akan membuat data tidak sampai.

Switch juga mirip dengan router. Hanya saja router memiliki kemampuan untuk menyambung ke berbagai jenis perangkat. Sedangkan switch hanya bisa menyambung ke perangkat sama saja yaitu komputer.

Lalu bagaimana cara kerja switch untuk menyambungkan komputer satu dengan yang lainnya?

Cara kerjanya dimulai dari penerimaan paket data dari port yang terhubung ke komputer.

Port ini akan dilihat MAC atau Media Acces Control yang tujuannya adalah membantu koneksi logika melalui port. Port harus terhubung dengan node atau perangkat tujuannya. Port nantinya tidak akan menerima paket data yang dikirimkan dari perangkat lain.

Sehingga terjadinya tabrakan data atau collision tidak akan terjadi.

Semua perangkat akan terhubung melalui port tertentu dan MAC address nantinya akan dicatat di MAC Adress table yang disimpan pada memori cache switch.

Jika dijabarkan melalui cara kerja, pengertian dan fungsinya, ada beberapa fitur yang dimiliki oleh switch yaitu sebagai berikut ini:

  • Switch beroperasi dalam dua layer yaitu link layer dari OSI model.
  • Switch adalah alat pintar untuk network atau jaringan yang bisa jadi jembatan multiport.
  • Memanfaatkan MAC address yang mengirimkan data paket pada tujuan yang telah ditentukan.
  • Menggunakan teknik packet switching untuk menerima dan meneruskan data paket dari sumber ke tujuannya.
  • Membantu untuk mengirimkan data dalam bentuk unicast, multicast dan broadcast komunikasi antar komputer.
  • Transmisinya menggunakan mode duplex secara penuh. Contohnya saja setiap channel aktif di saat bersamaan, walaupun begitu tidak ada terjadi kesalahan dalam pengirimannya.
  • Switches adalah alat aktif yang dilengkapi dengan software dan kemampuan manajemen yang baik.
  • Switch bisa menerapkan pengecekan ketika terjadi kesalahan sebelum mengirimkan data ke tempat tujuan.
  • Jumlah port paling tinggi adalah 24 hingga 48.

jenis switch

4 Jenis Switch

Ada beberapa kategori dari switches yang bisa dibagi, yaitu empat tipe seperti yang dijelaskan sebagai berikut ini:

1. Unmanaged switch

Merupakan jenis switch yang paling murah dan biasanya digunakan untuk rumah atau usaha berskala kecil.

Switch jenis ini bisa di setting hanya dengan mencolokkan kabel ke network.

Setelah itu switch akan mulai untuk bekerja. Pada saat ada perangkat komputer baru yang hendak ditambahkan, maka tinggal mencolokkan kabel dan nyalakan. Oleh karena itu disebut sebagai unmanaged switch karena tidak membutuhkan konfigurasi atau monitoring.

2. Managed switch

Untuk jenis yang kedua ini, harganya lebih mahal dan biasanya digunakan untuk institusi yang berskala besar dan network yang kompleks.

Karena switch ini bisa dikostumisasi dan disesuaikan fungsinya sesuai standar yang dibutuhkan.

Fitur augmented bisa saja berbentuk QoS atau Quality of Services dengan keamanan yang lebih tinggi.

Switch juga memiliki kontrol yang lebih cermat dan manajemen network yang lengkap.

Walaupun harganya mahal namun sesuai dengan fitur yang dihadirkan dan skala luasnya serta fleksibilitas. Menggunakan juga SNMP atau Simple Network Management protocl yang digunakan untuk konfigurasi switch.

3. LAN Switch

Switch yang menghubungkan perangkat melalui LAN internal dalam sebuah perangkat. Disebut juga sebagai Ethernet switches atau data switches.

Fungsi dari switch ini adalah untuk membantu mengurangi kesalahan jaringan yang biasanya terjadi.

Alat ini bisa bekerja untuk mengalokasikan bandwidth sehingga tidak ada data yang overlapping.

4. PoE Switch

Merupakan alat yang digunakan pada PoE atau Power over Ethernet teknologi yang mengkombinasikan data dan power transmisi di atas kabel yang sama. Sehingga peralatan bisa mengkombinasikan serta menerima data dan data di line yang sama.

PoE adalah jenis switch yang lebih fleksibel dan simpel soal penggunaan kabel yan mengkoneksikan.

tips memilih switch

Tips Memilih Switch Terbaik

Bagi Anda yang berencana untuk membeli switch, harus tahu manakah yang tepat baik itu merk dan jenisnya.

Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk menentukan mana switch terbaik untuk dibeli.

1. Menyesuaikan dengan biaya

Prioritas pertama bisa diperhatikan adalah dari segi biaya. Besaran harga switch akan disesuaikan dengan fitur yang dimiliki.

Misalnya saja jumlah port dan kecepatannya. Faktor lainnya adalah kemampuan dalam manajemen jaringan dan keamanan.

Perhatikan fitur-fitur yang menyertainya dan pastikan harga sudah sesuai.

2. Kecepatan port

Anda harus memperhatikan kecepatan soal port ketika atau interface dan kombinasikan dengan kelebihannya.

Beberapa soal kecepatan ini akan mempengaruhi performa, biaya yang murah dan mudah dikonfigurasikan.

Jika memperhatikan soal poin tersebut maka switch terbaik akan mudah didapatkan.

Perhatikan dalam membeli switch dan sesuaikan dengans kala penggunaannya.

Jangan ragu mengeluarkan biaya besar jika memang digunakan membentuk jaringan yang luas.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0
Yuliarti Swan
Pecinta kuliner, traveling yang ingin berbagi cerita dari kota budaya di Indonesia.

    Leave a reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    More in:Umum

    Next Article:

    0 %
    error: Content is protected !!